Ulangan Harian (tidak lagi) Menakutkan? Sebuah pengalaman | Formulasi
Minggu, 23 Desember 2012

Ulangan Harian (tidak lagi) Menakutkan? Sebuah pengalaman

Baca Juga : artikel, artikel guru, artikel pengalaman guru, lomba, lomba guru, lomba menulis guru, mpi, mpi lpmp jateng, multimedia

Ulangan Harian adalah salah satu kegiatan evaluasi hasil pembelajaran. Ini merupakan salah satu bagian terpenting dalam Standar Penilaian Pendidikan Nasional. Ulangan Harian biasa dilakukan oleh guru untuk mengumpulkan nilai siswa. Tujuan dari ulangan harian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami Standar Kompetensi tertentu.

Kegiatan Ulangan Harian biasanya menjadi momok bagi siswa. Jika guru memberitahukan untuk ulangan, terkadang siswa menganggap ulangan adalah sesuatu yang menakutkan. Betapa tidak? Misalnya ketika guru memberitahukan: “Anak,anak! Besok Ulangan ya.” Secara spontan anak menjawab dengan rasa terkejut: “haaa…..”

Ketika tiba saatnya ulangan, terkadang siswa meminta waktu untuk belajar terlebih dahulu kira-kira 10 menit. Ada juga yang meminta ulangan diundur minggu depan. Serta banyak juga alas an lain yang intinya anak-anak tidak mau mengikuti ulangan. Lalu, apakah kegiatan ulangan harian itu menakutkan?

Kegiatan ulangan harian ini, siswa tidak diperbolehkan untuk membuka buku. Siswa merasa takut nanti tidak dapat mengerjakan soal ulangan. Belum lagi, siswa terkadang merasa tertekan untuk mengikuti ulangan harian. Mereka khawatir jika nilainya jelek dan harus mengikuti remedi.

Namun ada juga siswa yang serius dalam menghadapi ulangan harian. Beberapa di antaranya mempersiapkan diri dengan belajar serius. Mengulangi pelajaran yang telah diikuti. Berharap agar dapat mengerjakan soal ulangan harian.

Apakah para kita sebagai guru pernah mengalami demikian? Jika ya, berarti proses pembelajaran yang kita lakukan adalah pembelajaran konvensional. Ulangan harian yang kita lakukan pun juga masih bersifat konvensional.

Merancang Ulangan Harian Online

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, kita dapat memanfaatkannya sebagai media pembelajaran. Banyak guru kreatif yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk kegiatan pembelajaran. Salah satunya adalah memanfaatkan teknologi informasi untuk kegiatan ulangan harian.

Pada tulisan kali ini, saya akan sharing pengalaman kecil saya dalam mengadakan ulangan harian secara online. Ulangan harian ini dilakukan dengan menggunakan media blog. Namanya saja ulangan harian online, tentu kita membutuhkan koneksi internet. Sebenarnya, saya bukanlah orang yang merasa ahli dalam bidang ini, namun berkat pengalaman teman-teman blogger guru dan sharing di antara mereka, saya dapat menambah pengalaman tersebut.

Memberitahukan Kisi-kisi Ulangan Harian melalui Blog

Seperti kegiatan ulangan biasanya, kita perlu memberitahukan terlebih dahulu kepada siswa. Baik waktunya maupun kisi-kisinya. Saya meminta kepada siswa untuk mencari kisi-kisi ulangan harian melalui blog terlebih dahulu. Alhamdulilah, siswa saya pun antusias mengunjungi blog dan membaca kisi-kisi ulangan tersebut.

clip_image002

Capture komentar siswa saya di blog saat mengunjungi kisi-kisi Ulangan Harian.

Kisi-kisi tersebut saya sharing di 4shared, dan saya sematkan di blog. saat siswa mengunjungi blog, akan diarahkan ke 4shared, untuk mengunduh kisi-kisi tersebut. Berikut rekaman komentar siswa di 4shared.

clip_image004

Capture komentar siswa di situs berbagi file 4shared.

Pelaksanaan Ulangan Harian secara Online

Tibalah saatnya pada hari pelaksanaan ulangan harian. Saya berharap dengan memberikan kisi-kisi secara online tersebut, siswa menjadi siap untuk mengikuti ulangan harian.

Sebelumnya, tentu perlu dipersiapkan soal-soal terlebih dahulu. Soal-soal dibuat dan disematkan di blog. Soal-soal ulangan harian saya sematkan di Blog Belajar PAI (http://muhammadnuralim.blogspot.com). Melalui blog inilah, ulangan harian online dilakukan.

Pengalaman pertama saat ulangan harian ini, saya meminta siswa yang memiliki laptop atau netbook. Bagi siswa yang memiliki saya minta agar dibawa saat ulangan. Ini saya lakukan, karena laboratorium computer dipakai untuk pembelajaran TIK.

Ternyata ada dua siswa yang membawa laptop pribadi. Jadi, jumlah laptop yang saya gunakan untuk ulangan ada tiga buah. Satu di antaranya adalah milik saya pribadi, dan dua di antaranya adalah laptop milik siswa.

Kegiatan ulangan pun dilakukan dengan peralatan seadanya, mereka saya minta antri menunggu  giliran dalam mengerjakan soal secara online.

clip_image006  clip_image008

clip_image010

Kegiatan ulangan ini dilakukan dengan mengandalkan sinyal WiFi yang ada di sekolah. Namun, karena jarak antara laptop dengan titik hotspot cukup jauh (40 meter), sinyal wifi tidak stabil. Sinyal WiFi pun sering juga mengalami down.

Pada kesempatan lain, kegiatan ulangan harian pun juga saya lakukan di Laboratorium TIK. Ini tentu mencari waktu luang di saat laboratorium TIK tidak dipakai untuk pembelajaran mapel TIK. Berikut foto-foto kegiatan ulangan Online melalui Blog yang saya laksanakan di Laboratorium TIK sekolah.

clip_image012   clip_image014

Guru memberikan pejelasan kepada siswa untuk membuka Blog di komputernya masing-masing

image

Siswa pun siap untuk mengerjakan soal-soal ulangan secara mandiri

image

Para siswa mengerjakan soal-soal ulangan secara Online melalui Blog.

clip_image024   clip_image026

Hasil Ulangan langsung dapat dilihat oleh siswa dan nilainya dikirim ke e-mail guru.

Setelah selesai mengerjakan soal, siswa pun langsung dapat mengetahui berapa nilai dari ulangan tersebut. Selain itu, hasil ulangan secara online ini dapat langsung terrekam ke e-mail pribadi milik guru. Guru tidak perlu mengoreksi kembali hasil pekerjaan siswa, karena, nilainya secara otomatis langsung dapat diketahui. Hasil ulangan siswa dapat langsung dilihat melalui E-mail.

Inilah salah satu kecanggihan teknologi Informasi yang diterapkan dalam kegiatan pembelajaran. Pengalaman kegiatan ulangan online ini, siswa tidak lagi memiliki rasa takut menghadapi ulangan. Mereka merasa senang dengan ulangan semacam ini. 

Selesai ulangan, saya pun mengizinkan siswa untuk membuka Facebook pribadi mereka. Namun, dengan syarat siswa harus memberikan komentar tentang Ulangan yang baru saja dilakukan. Sudah barang tentu pun antusias. Rata-rata Facebook maupun twitter yang mereka miliki hanya untuk hiburan, senang-senang, update status yang terkadang tidak baik. Tapi kali ini, saya mewajibkan siswa untuk memberikan komentar tentang ulangan yang baru saja dilakukan.

Inilah salah satu komentar yang mereka sampaikan

clip_image028

clip_image030

Dari komentar siswa tersebut terlihat bahwa siswa tidak lagi merasa takut terhadap ulangan harian. Mereka merasa senang dengan kegiatan Ulangan Harian yang dilaksanakan secara online.

Seiring dengan bergulirnya kurikulum 2013 yang sedang dibahas oleh Kementrian Pendidikan Nasional, Ulangan Online semacam ini merupakan salah satu contoh integrasi Teknologi Informasi dalam Pembelajaran. Ke depan, para guru diharapkan dapat menerapkannya dengan baik dalam proses pembelajaran.

Sekian terima kasih. Semoga bermanfaat

 

 

PESERTA PERIODE I

 

clip_image032

 

JUDUL

:

Ulangan Harian (tidak) Menakutkan?

NAMA

:

MUHAMMAD NUR’ALIM, S.PDI

INSTANSI

:

SMP NEGERI 25 SURAKARTA

CMS Sekolah Gratis untuk Pendidikan Indonesia
18 Blogger
Tweets
Komentar
  1. mantap.. memanfaatkan jejaring sosial untuk hal2 yang positif..
    semoga semangat selalu terpelihara..
    salam ayo bangkit indonesia

    BalasHapus
  2. terima kasih Bop. Semoga banyak dulur bai yang ikut berkomentar di sini. Komentar dari dulur bai juga merupakan bagian dari senter kita. semoga dunia pendidikan Indonesia semakin maju dan para guru tidak hanya terpukau dengan perkembangan teknologi informasi

    BalasHapus
  3. memanfaatkan dunia tekhnolog memang sangat diperlukan dalam setiap lngkup sosial termasuk didunia pendidikan...bravo lanjutkan

    BalasHapus
  4. siap bop M Sahlan, perkembangan teknologi informasi memang sangat bermanfaat di berbagai bidang, termasuk di bidang pendidikan

    BalasHapus
  5. Wah, aku jadi ngiri deh.....

    Bolehkah saya menjadi murid bop Nuralim?
    Jadi pingin pinter blogger dan belajar aplikasi-aplikasi pembelajaran berbasis media internet kayak bop Nuralim nih...

    BalasHapus
  6. boleh saja bop Agus Sis.. untuk artikel yang saya tulis ini, menggunakan Software Pembuat Soal-soal. Sebenarnya banyak software serupa, seperti Wondershare, Articulate, iSpring, dan Question Writer. semuanya memiliki keunggulan masing-masing. panjenengan bisa googling bop..

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang pernah dengar hanya iSpring
      itupun udah hilang dari pikiran,,,,

      Hapus
  7. Wah,,, sip. Semangat buat adik-adik ya. Dengan adanya media belajar maupun ujian online, ada banyak hal positif yang bisa diambil. Yang paling penting adalah para siswa semakin percaya diri dan nyaman saat belajar maupun ujian. Selain itu, siswa juga tidak bingung saat belajar materi yang demikian banyak dari berbagai sumber karena dengan adanya kisi-kisi dari pengajar yang bersangkutan maka apa yang dipelajari bisa terfokus.

    BalasHapus
  8. Bop Agus sisyanto bisa memulai dengan mengisi blognya dengan konten pembelajaran untuk siswa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap laksanakan... (y)
      Jangan bosan membimbing saya ya bop nur...
      http://agussisyantobiologi.blogspot.com/

      Hapus
  9. perlu pengembangan lebih jauh lagi pak.. tapi sangat menarik

    BalasHapus
  10. iya betul pak Moch Majid... saya juga menyadari bahwa ini masih jauh dari kata ideal. Perlu pengembangan yang lebih lagi. Apalagi saya melihat banyak teman-teman guru yang memiliki kreatifitas dalam penggunaan ICT, baik dalam merancang pembelajaran maupun instrumen evaluasinya. Saya sendiri masih perlu banyak belajar tentang pemanfaatan IT dalam pembelajaran.

    BalasHapus
  11. Terima kasih bop Nur, akhirnya saya sudah bisa membuat soal ulangan online atas bimbingan bop Nur...
    Salam S3 (Semoga Sukses Selalu)
    Generasi tua seperti saya tidak malu untuk terus BELAJAR

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama sama pak Agus... semangat selalu. salam sukses

      Hapus
  12. kayaknya yang kayak beginian sudah pernah diterapkan didaerah saya . . tapi belum tau pasti sih soalnya temen saya yang mengerjakan tugas dari gurunya . .

    tapi untuk hal seperti ini apa semua anak bisa ? bagaimana jika kendala bagi mereka yang ngak punya laptop or pc ?

    dan dari pengalaman saya melihat teman teman yang mengerjakan tugas via online gini kadang mengandalkan orang lain untuk melakukannya dan itu bisa memicu kemalasan berfikir sang murid.

    ini dari sisi negatif nya lo bop :D

    tapi klo positifnya di era modern gini emang top ulangan harian kayak gini . . biar ngak ada kertas berserakan lagi di kelas sisa sisa contekan dari murid ke murid wkwkwk :P



    #pengalaman pribadi (jujur itu indah) *wehehehe :D

    salam ramah ayobai

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip bop Adi Kucing Arsenal. Terima kasih atas masukannya. semoga bermanfaat dan dapat menjadi pertimbangan

      Hapus

.
Copyright (c) 2012 Formulasi Jl. Kyai Mojo Srondol Kulon Semarang Kode Pos 50263 Hotline: 081327030060 email:sekretariat@formulasi.or.id